Wednesday, November 21, 2012

Serunya Menulis Novel Duet

Ini kali pertama saya menulis novel dengan cara duet. Ide awal datang dari rekan duet saya, Mbak Wiwik (demikian saya biasa memanggilnya). Kami bicara mengenai plot yang kami susun. Setelah sepakat, kami mulai membagi jatah penulisan. Caranya, kami mengerjakan secara bergantian. Jika satu bab sudah selesai ditulis Mbak Wik, saya meneruskan bab berikutnya. Bukan pekerjaan yang mudah menyatukan dua kepala. Sempat juga, kami mengobrak-abrik beberapa bab dan menyusun ulang plotnya. Untungnya, gaya bercerita kami hampir mirip.
Yang unik, sebagian dari novel ini saya tulis ketika saya pergi ke Bangkok. Kalau naskah novel ini manusia, mungkin dia sudah pusing dilempar Jakarta-Bangkok berkali-kali hehe. Meski jungkir balik, mengejar deadline, mencari koneksi internet untuk mengirimkan file naskah ini, dan mengeditnya agar jalan ceritanya lebih mengalir, lega rasanya ketika novel ini akhirnya rampung.
Dan, inilah hasilnya:

Judul : Kue-kue Cinta
Penulis : Fita Chakra dan Wylvera Windayana
Penerbit : Pelangi Books
Jumlah halaman : 234 halaman
Harga : Rp 40.000,-


Sinopsis
Sepeninggalan ayahandanya, Awang dan Nining harus bekerja keras agar bisa tetap sekolah. Ibundanya pun merantau ke Malaysia untuk bekerja. Sambil menahan kerinduan, Awang dan Nining mengamen. Pekerjaan itu tak mudah bagi mereka. Mulai dari modal yang minim, membagi waktu dengan waktu belajar, dan nyaris dikeroyok sekelompok pengamen jalanan mereka alami. Mereka pun beralih menjual kue dari rumah ke rumah.
Apakah mereka berhasil menamatkan sekolahnya? Apakah impian memiliki toko kue tercapai? Dan, apakah mereka bisa bersatu kembali dengan ibundanya?

Silakan datang ke launching dan booksigning Kue-kue Cinta di stand Pelangi Books, Borneo no 132-134. Kamis, 22 November 2012 pk 16.00-18.00. Ditunggu kehadirannya :)
 

No comments :

Post a Comment