Wednesday, September 19, 2018

Berwisata Air di Karimunjawa

Bismillah.

Hai, teman-teman. Beberapa waktu lalu, saya dan keluarga berkesempatan jalan-jalan ke Karimunjawa. Sudah lama kami merencanakan trip ini karena kebetulan, Bapak saya sudah sering ke pulau ini. Namun karena kesibukan, akhirnya baru terlaksana sekarang. Kebetulan pula cuaca sedang bagus, sehingga keraguan yang muncul karena khawatir dengan perjalanan di laut menjadi berkurang. 

Jauh hari, sebelum lebaran saya sudah memesan tiket kapal ekspres dari Jepara ke Karimunjawa. Sebenarnya, lebih mudah buat kami jika berangkat dari Semarang. Tapi berhubung jadwal kapal lebih banyak yang berangkat dari Jepara, maka kami pilih berangkat dari Jepara. Pertimbangan lain, perjalanan laut melalui Jepara lebih singkat dibandingkan dari Semarang. 

Monday, June 4, 2018

Menjadi Orangtua Zaman Now

Menjadi ibu dari tiga orang anak (yang ketiganya perempuan) membuat saya ekstra hati-hati. Tiga anak, tiga karakter yang berbeda, sehingga pendekatannya pun tak sama. Khusus untuk Kakak, demikian saya menyebut putri sulung saya yang beranjak remaja,  belakangan saya sering merasa kehabisan kata untuk mendekatinya. 

Menengok kembali ke belakang, ketika saya seusianya, situasi sekarang jelas berbeda. Generasi milenial seperti Kakak dan teman-temannya, akrab sekali dengan internet. Bandingkan dengan masa remaja saya, jangankan internet, ponsel pun jarang yang punya. Jika dulu, waktu saya bersama teman dihabiskan dengan banyak ngobrol face-to-face, tanpa teralihkan oleh gawai yang dipegang. Sekarang? Jangankan dengan temannya, bicara dengan ortunya saja pun sambil nunduk pegang ponsel.

Sebagai ibu dari generasi milenial, saya berpikir tidak bisa mengadaptasi sepenuhnya pola pengasuhan dari kedua orangtua saya di masa remaja saya. Tak heran jika sekitar 2 tahun belakangan, saya sering melakukan trial and error. Menjadi orangtua tak ada sekolahnya. Yang bisa saya lakukan adalah banyak bertanya pada teman-teman yang memiliki anak yang sudah melalui tahap pra remaja. Dari situlah saya mendapat banyak masukan. Saya juga mencari banyak referensi bacaan. Dua artikel yang menarik di antaranya tentang memahami remaja dan tentang lingkungan yang menyenangkan di rumah yang saya temukan di web Sahabat Keluarga Kemdikbud.

Friday, April 27, 2018

4 Tempat yang Wajib Disinggahi di Nami Island

Bismillahirohmanirrohim.

Assalamu 'alaikum, teman-teman. 

Annyeong haseo! Masih tentang Korea. Kali ini saya ingin berbagi cerita pengalaman berkunjung ke Nami Island. Yakin deh, teman-teman yang suka nonton drakor pasti tahu pulau ini. Iya, Nami dikenal sebagai tempat syuting Winter Sonata (kebetulan saya bukan penggemar drakor, jadi hanya tahu cerita sekilas saja, belum pernah nonton filmnya hehe). Sejak awal sebelum berangkat, kebetulan saya sudah mencari tahu istimewanya Nami Island ini. Dan saya terpesona dengan foto-foto indah Nami di setiap musim yang cantiknya selalu berbeda. Nggak heran jika kunjungan ke Nami menjadi sesuatu yang saya nantikan.

Dari hasil googling, saya menemukan asal usul Nami. Nama Nami diambil dari nama seorang Jenderal yang dimakamkan di pulau tersebut. Lokasi Nami berada di kawasan bendungan Cheongpyeong. Untuk menuju ke pulau yang berbentuk setengah lingkaran ini, ada dua cara, yaitu pakai kapal ferry atau skyline. Perjalanan menuju Nami naik ferry hanya sekitar 10 menit.

Sebelum memasuki Nami, pengunjung harus menunjukkan "visa" dan memasuki gerbang imigrasi, seolah masuk ke negara lain. Dan memang, suasana Nami yang rindang terlihat berbeda. Jauh dari keramaian kota dan syahdu. Kebetulan saya datang menjelang musim semi, sehingga pohon-pohon sudah mulai berdaun.