Monday, May 13, 2019

Mengurus Visa Jepang di VFS

Bismilahirrahmanirrahim.

Beberapa waktu lalu, aku dan suami mengurus Visa Jepang untuk kami sekeluarga. Sebelumnya, kami sempat bimbang, mau mengurus melalui travel agent atau mengurus sendiri. Yang sudah-sudah, untuk perjalanan ke luar negeri, keduanya pernah kami lakukan. 

Akhirnya kami memutuskan mengurus sendiri melalui VFS, yaitu perantara yang menghubungkan kami sebagai pihak yang akan mengajukan visa, dengan kedutaan. Kenapa melalui VFS? Karena mulai akhir 2017, Kedutaan Jepang di Jakarta tidak lagi menerima pengajuan visa, kecuali untuk beberapa hal khusus.

Untuk mengajukan visa melalui VFS Jepang, yang lokasinya di Lotte Shopping Avenue apa saja yang harus dilakukan?
Foto: Dokumen Pribadi

Tuesday, February 19, 2019

Merancang Petualangan Seru ke Surabaya

Bismillah.
Assalamu ‘alaikum, teman-teman.

Ceritanya, akhir tahun 2018 kemarin, aku dan beberapa teman, geng emak-emak, pergi liburan ke Malang. Kebetulan, anak-anak kami bersekolah di sekolah yang sama, jadi sekalian kami rancang liburannya bukan hanya bersama geng emak-emak, tetapi bersama keluarga masing-masing. Total 4 keluarga, dengan 18 orang peserta. Masya Allah, kebayang kan ramenya. 

Alhamdulillah, liburan bersama tersebut berjalan lancar dan seru. Maka, sebagai emak-emak yang suka traveling, sepulang dari Malang, kami langsung hunting tiket untuk liburan selanjutnya. Benar-benar sigap dan cekatan hahaha. Jadwal liburan pun sudah kami susun berderet. 

Nah, salah satu kota yang masuk dalam daftar kami adalah Surabaya. Kenapa Surabaya? Karena dari kami berempat, hanya 1 orang yang sudah pernah ke sana. Aku sendiri, terakhir pergi ke Surabaya mungkin waktu masih SD. Alasan lainnya karena kebetulan, kami suka tempat-tempat wisata alam. Di Surabaya, beberapa tempat yang kami incar adalah Hutan Bambu Keputih, Ekowisata Mangrove, Pelabuhan Tanjung Perak, Pangkalan Angkatan Laut, dan Museum Jalesveva Jayamahe. Yang lainnya lagi, tentu saja wisata kulinernya yang hmm… yummy!

Baiklah, merancang liburan bersama keluarga lain, nggak selalu mulus karena pasti ada perbedaan pendapat di sana-sini. Demikian juga kami. Namun demikian, kami cukup sepakat untuk beberapa hal, yaitu liburan nyaman buat anak-anak, sesuai anggaran. 

Berdasakan pengalaman itu, boleh ya aku bagi tips supaya jalan-jalan bersama geng emak-emak dan keluarga berjalan lancar? Boleh deh ya (jawab sendiri hahaha). Inilah persiapan kami:

Menentukan tanggal keberangkatan 
Bagian ini susah-susah gampang, karena menyatukan jadwal 4 keluarga itu nggak mudah, Sodara-sodara! Paling susah sih, menentukan jadwal cuti bapak-bapak. Kalau buat anak-anak, jadwalnya bisa kami lhat di kalender akademik.Apalagi mereka bersekolah di sekolah yang sama. 

Cari tiket promo
Poin pertama bisa menjadi lebih mudah ketika kami menemukan tiket promo pada tanggal-tanggal tertentu. Dengan adanya penawaran tiket yang murah, kami bisa langsung menyetujui tanggal tersebut walaupun dengan konsekuensi cuti maupun izin dari sekolah (ups…). Ya, karena buat pergi sekeluarga, butuh dana yang lumayan kan, nggak heran tiket yang murah bisa langsung menyatukan kami hehe. Cuti bapak-bapak ngikut promo tiket.

Sunday, November 4, 2018

Road to International Online Essay Competition 2018

Assalamu ‘alaikum, Teman-teman.

Mungkin sudah terlalu lama untuk diceritakan. Tapi kata orang, lebih baik terlambat daripada nggak sama sekali, kan ya? Maka, saya memilih untuk menulisnya untuk berbagi.

Bismillah. Akhir Agustus lalu mungkin akan menjadi salah satu kenangan yang nggak terlupakan buat saya dan Nanet. Sungguh-sungguh nggak menyangka ketika kami mendapatkan undangan dari panitia IOEC ke Penang, Malaysia untuk menghadiri Closing Ceremony, sekaligus menerima apresiasi atas prestasi 3 orang murid SIT Darul Abidin, yaitu Maisura, Kei dan Akhtar.

Kenapa kami nggak menyangka akan dapat undangan ini? Karena tahun lalu, anak-anak ini juga ikut IOEC dan mendapatkan predikat Silver Medalist dan Bronze Medalis. Namun tidak ada undangan untuk datang ke sana. Jadi wajar dong kalau tahun ini, ketika tahu anak-anak ini kembali mendapatkan Silver dan Bronze Medalist, kami adem ayem saja, alias, sama sekali nggak ada rencana untuk berangkat.

Ternyata, sekitar dua minggu menjelang Closing Ceremony, salah seorang panitia mengirimkan undangan melalui WA. Saya langsung kirimkan undangan tersebut ke sekolah. Nggak berharap apapun. Namun ternyata jawabannya cukup membuat hati saya senang. Mereka sangat support kami untuk berangkat. Bahkan langsung menyiapkan segala sesuatunya.

Ketika saya kabarkan pada Nanet, dia pun ikut senang. Sampai saya tanya, “Paspormu siap kan?” Deng … deng … paspornya expired! Langsung sibuk ngurus paspor. Dalam hati banyak doa, mudah-mudahan dilancarkan urusan kami. Alhamdulillah, jadi juga tuh paspor Nanet hahaha.