Tuesday, September 15, 2015

Parenting Journey with Samsung Galaxy J5 #tunJukkanmomenmu

“Main gadget jangan lama-lama, nanti matanya rusak.”
“Iya … iya … kan Kakak mau lihat caranya bikin bando rajutan ini, Bun,” *sambil ucek-ucek mata.
“Nah tuh, sudah berhenti sekarang. Waktunya sudah habis!”

Oke, mungkin saya kelihatan seperti nenek sihir kalau sudah ngomel panjang lebar. Bagi saya, aturan tetaplah aturan. Di rumah kami, main gadget hanya boleh saat weekend, selama maksimal 3 jam. Kenyataannya, seringkali lebih dari itu. Tapi … belakangan ini, saya lihat si Kakak (demikian saya memanggil sulung kami) sering terlihat ucek-ucek mata sebelum batas waktu main gadget-nya berakhir. Kalau nggak ucek-ucek mata, dia melototin ponsel saya sambil mencureng hingga kedua alisnya nyaris bertaut. Di waktu lain, pernah juga mengeluh matanya capek. Duh, kenapa pula ini?

Tuesday, September 8, 2015

Legok Kondang Lodge, Tempat Berkemah yang Mewah

Bulan Agustus lalu, kami sekeluarga diajak oleh kedua orangtua saya berlibur ke Bandung. Bosan dengan suasana Bandung yang ramai, kami memilih menginap di Ciwidey. Tepatnya di Legok Kondang Lodge. Kami mendapatkan informasi tempat ini dari majalah Bobo dan youtube.com. Kebetulan beberapa waktu sebelumnya, anak-anak membaca informasi tentang Legok Kondang Lodge di Bobo. Mereka tertarik mengunjunginya. Apa sebabnya? Soalnya, tempat ini mirip dengan perkemahan, hanya saja didesain dengan mewah sehingga cukup nyaman untuk ditempati. Bisa dong sebagai tempat latihan anak-anak sebelum kemah beneran. :D

Bisa makan malam ala barbeque

Bisa main bola

Bisa lihat ikan, eh ... 

Setelah sempet nyasar jauh, lepas Maghrib akhirnya kami tiba di Legok Kondang Lodge (atau biasa disebut juga Glamour Camping). Yang kami nggak duga, untuk menuju ke tempat ini, kami harus parkir di tempat parkir khusus yang ada di pinggir jalan lalu diangkut menggunakan mobil angkutan terbuka berwarna oranye! Berhubung hari sudah mulai gelap, rada ngeri-ngeri sedaplah ya melihat salah satu sisi jalan yang kami lewati ternyata jurang hehehe.

Monday, August 24, 2015

[Editan Saya] A Story of Dreamers




Judul : A Story of Dreamers, Menuju Tangga Juara

Penulis : Julia, 12 tahun.
Ilustrator Sampul : Ferry Baryadi
Ilustrator Isi : Syarifah Tika
Editor : Yulia Nurul Irawan dan Fita Chakra
Penerbit : DAR! Mizan
Cetakan : Agustus 2015
Jumlah Halaman : 109 halaman



Nancy, Lili, Rangga, dan Sanggi bersahabat dekat. Mereka bersama-sama membuat sebuah grup band dan mengikuti kompetisi. Mimpi mereka adalah membawa The Source Band menjadi juara.