Wednesday, November 12, 2014

Peringatan Bulan Bahasa di SD Putra 1 Kalimalang

Selasa, 28 Oktober 2014, saya datang ke SD Putra 1 Kalimalang untuk memenuhi undangan dari Komite Sekolah. Bertepatan dengan peringatan Bulan Bahasa, mereka mengadakan kegiatan workshop menulis dan mendongeng. Pukul 7 pagi, saya sudah sampai di sana. 

Tiba di tempat acara, saya menemui Mbak Ista (yang tadinya sempat saya panggil "Bu" di telepon. Rupanya usianya sebaya saya hehehe) sebagai panitia pelaksana. Tak lama, kakak-kakak pengisi acara dongeng dari Domain dan Bu Umi, salah seorang dari Komite Sekolah yang menggagas acara ini.

Bersama Kepala Sekolah, guru, dan Komite Sekolah. Foto: Dok. Pribadi

Tepat pukul 8 pagi, saya masuk ke dalam ruangan acara. Acara menulis diikuti oleh anak kelas 4-6 SD. Masing-masing tingkat terdiri dari beberapa kelas. Bisa dibayangkan jumlahnya mencapai ratusan anak! Dan mereka sangat riuh! Ini membuat saya bengong sejenak, lalu cepat-cepat putar otak mencari cara menenangkan mereka.
Foto: Dok. Panitia

Untuk membuat ruangan menjadi lebih tenang saya mengajak anak-anak berkonsentrasi dengan memberikan sapaan "Hai-Halo". Lumayan deh, mereka jadi lebih tenang. Tapi, cuma sebentar hahaha.... Nggak laam kemudian, barusan belakang mulai membuat keributan lagi.
Foto: Dok. Panitia

Akhirnya, sambil menyampaikan materi, saya ajak mereka berdialog. Lalu meminta beberapa dari mereka untuk maju. Nah, ternyata, walau ribut setengah mati, kalau diminta maju, langsung pada mengkeret dan diam. Jadilah saya mesti membujuk mereka. Setelah beberapa kali saya meminta mereka maju, mereka pun jadi berebut menjawab pertanyaan saya. Seru!

Di akhir acara, saya minta mereka menulis sebuah cerita. Saat menulis, saya biarkan mereka gelesotan di lantai, pindah tempat duduk, atau tengkurap. Pokoknya gaya bebas, deh! 

Foto: Dok. Panitia

Foto: Dok. Panitia

Foto: Dok. Panitia

Hasil tulisan pun dikumpulkan lalu dengan bantuan gurunya, saya pilih lima tulisan yang paling menarik utnuk dibaca. Yang lucunya, ketika tahu saya memilih tulisannya, ada seorang anak bernama Fawwaz yang langsung jejingkrakan. 

"Hore, aku menang! Aku dapat hadiah!" begitu katanya.
Saya bilang, "Karena hadiahnya cuma tiga buku, Fawwaz harus membacanya terlebih dahulu di depan kelas. Nanti Kak Fita pilih tiga yang terbaik."
Fawwaz langsung diam, "Baca, Kak? Di depan sini?"
Saya mengangguk. Rupanya, Fawwaz yang kelihatan banyak bicara itu, gugup berada di depan. Keringat pun membasahi wajahnya.
"Kakak saja deh yang baca," tolaknya berusaha menghindar.
"Fawwaz yang baca. Sini, Kakak temani," kata saya.

Akhirnya Fawwaz dan teman-temannya bergiliran membaca tulisannya di depan kelas. Setelah selesai membaca, saya pilih tiga tulisan termasuk tulisan Fawwaz. Saya memberikan tiga buku saya pada mereka sebagai reward. Fawwaz terlihat senang sekali.

Bersama guru dan anak-anak yang mendapatkan buku saya. Foto: Dok. Pribadi

"Asyik, baru kali ini aku dapat hadiah!" teriaknya.
Duh, saya jadi terharu. Ternyata, hadiah kecil itu berharga banget lho untuk anak-anak. Saya nggak nyangka begitu senangnya Fawwaz menerimanya. Sampai-sampai, dia minta tanda tangan dan pesan dituliskan di buku itu.

Alhamdulillah, acara ini berlangsung lancar dan meriah. Senang rasanya membagikan sedikit ilmu tentang menulis di sini. Walaupun hanya sebentar, saya berharap acara ini memberikan kesan pada anak-anak di SD Putra 1 Kalimalang.

9 comments :

  1. Saya kuliahnya di sastra, Mak, jadi tiap bulan bahasa selalu full event. Tapi emang masih jarang sih SD atau SMP ngeh sama peringatan bulan bahasa. Hehehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama, Mak. Aku baru ngeh kemarin saat di bulan Oktober ada beberapa undangan berkaitan peringatan bulan bahasa. :)

      Delete
  2. Replies
    1. Wkwkwk itu gara-gara yang dongengin dipanggil kakak, jadi aku juga deh :))

      Delete
  3. hihihihi seneng banget anak-anak kelihatannya, ya :)

    ReplyDelete