Wednesday, August 23, 2017

Fussen, Neuschwanstein dan Negeri Dongeng

Bismillahirrohmanirrohim.

Dari awal kami merencanakan jalan-jalan, saya sudan mengusulkan satu tempat tujuan wisata pada suami saya. Nama tempat itu adalah Kastil Neuschwanstein. Kastil Neuschwanstein sudah masuk dalam wish list saya tahĂșn sebelumnya. 

Di Eropa, yang namanya kastil, ada dimana-mana. Tapi kastil ini punya keistimewaan, yaitu bentuknya yang khas mengingatkan kita pada kastil di dalam film Disney. Khas fairy tales gitu, deh. Letak kastil yang dibangun oleh Ludwig II dari Bavaria ini berada di pegunungan dekat Hohenschwangau dan Fussen.

Untuk menuju Neuschwanstein, kami naik kereta dari Heidelberg menuju Fussen. Kami sengaja memesan penginapan di Fussen karena kereta tiba menjelang malam. Alhamdulillah, hari baru gelap menjelang pukul 21.00 saat musim panas. Jadi, ketika sampai di Fussen, kami sempat berjalan-jalan sebentar sebelum beristirahat.

Suasana menjelang malam di Fussen (dok. pribadi)

Fussen, adalah sebuah desa di kaki pegunungan yang tidak terlalu ramai. Ada cukup banyak penginapan di sekitar stasiun. Kafe dan toko-toko souvenir bisa ditemukan di hampir sepanjang jalan di sekitar stasiun tersebut. Untuk menuju Neuschwanstein, pengunjung bisa naik bis dari halte. 


Pagi harinya, kami bergegas naik bis menuju Neuschwanstein. Dari perhentian bis, ada beberapa pilihan untuk menuju kastil, yaitu naik bis, kuda atau jalan kaki. Kami memilih naik bis, supaya lebih cepat sampai. Tapi... ternyata, sebelum naik bis, kami harus mengantre dulu dan antreannya lumayan panjang hehe. Ya sudahlah, memang harus bersabar rupanya. Syukurlah kami sudah membeli tiket secara online dari Jakarta. Jadi di sana, kami tinggal menukarkannya di loket, tanpa mengantre.

Perjalanan menaiki bis tidak terlalu lama. Sesampainya kami di atas, ternyata masih harus berjalan cukup jauh. Sebelum kami naik ke kastil, kami mengambil foto dari sebuah jembatan. Spot foto yang paling bagus memang dari tempat tersebut. Lumayan ngeri-ngeri sedaplah ya berada di atas jembatan kayu yang bergoyang-goyang. 

Kastil dilihat dari Marienbrucke. Seperti Negeri Dongeng. (dok. pribadi)




Memasuki dalam kastil, kami mengantre lagi. Oya, pengunjung Neuschwanstein boleh masuk sesuai dengan jam yang tercantum dalam tiketnya. Waktu itu, kami memilih jam kunjungan jam 10.00. Setelah kami berada di dalam kastil, petugas memberikan sebuah alat yang berfungsi sebagai pemutar rekaman. Di setiap ruangan yang kami masuki, pemutar rekaman tersebut "menjelaskan" fungsi dan sejarah tentang ruangan itu. Setiap rombongan didampingi oleh satu orang petugas. Pengunjung tidak boleh memotret isi dalam ruangan.

Apa saja isi ruangan di kastil? Siap-siap pegal ya saat masuk ke dalamnya. Soalnya tangganya banyaaak...! Ruangannya sangat lengkap. Ada ruang mandi (dilengkapi air panas dan dingin), kamar tidur, ruang pembantu, dapur yang luas, sampai ruang khusus untuk koki kepala mencatat resep. Banyak ruang dengan lukisan dan perabot yang mewah. Sayangnya, sang Raja tidak sempat menikmati hasil karya pembangunan kastilnya ini karena keburu meninggal. Penyebab meninggalnya, sampai sekarang masih menimbulkan banyak pertanyaan. Setelah sang Raja meninggal, pemerintah membuka kastil yang indah untuk umum. 

Nah, buat teman-teman yang ingin berkunjung ke Neuschwanstein ada beberapa tips yang ingin saya bagi. Mudah-mudahan bermanfaat ya, buat teman-teman.

  • Beli tiket masuk secara online untuk menghindari antrian panjang.
  • Perhitungkan pemilihan waktu kunjungan. Misalnya, jika memilih jam kunjungan pukul 10.00. Usahakan sudah berangkat dari Fussen pukul 08.00. 
  • Bawalah tas selempang atau ransel kecil. Pengunjung tidak diperbolehkan membawa tas besar ke dalam kastil. Perhatikan barang bawaan, jangan sampai terjatuh atau hilang.
  • Persiapkan visit untuk berjalan kaki dalam waktu yang lumayan jauh.
  • Musim panas adalah saat yang bagus untuk berjalan-jalan. Tetapi jika ingin bepergian di musim lain ke kastil ini pastikan mengenakan pakaian yang cukup hangat. Foto-foto suasana musim dingin di tempat ini bagus juga kok. 
  • Jangan lupa mampir ke danau yang berada di dekatnya ya.
Danau Alpsee di dekat lokasi Neuschwanstein (dok. pribadi).

[Fita Chakra]

No comments :

Post a Comment