Repost dari note FB di hari ulang tahun Keisya yang ke-5, 30 Juli 2010. Beberapa hari lagi, Keisya akan berulang tahun ke-8. Hingga sekarang, cita-citanya tak berubah, "Menjadi penulis seperti Bunda." Karena itulah, saya tetap ingin menulis, sampai kapanpun.
Hari ini, Sayang…
Hari ini usiamu tepat lima tahun.
Hari yang kautunggu-tunggu sejak beberapa bulan yang lalu.
Hingga tak bosan kautanyakan padaku
“Kapan hari ulang tahunku, Bunda?”
Hari ini, Sayang…
Mari kita mulai hari ini dengan doa-doa.
Doa terindah yang bisa Bunda panjatkan untukmu.
Doa yang selalu Bunda bisikkan sejak Allah hadirkan kau di dunia ini.
Semua doa yang yang terbaik untukmu.
Kumpulan doa yang kuyakin juga didengungkan ribuan ibu di luar sana.
Hanya doa sederhana, yang datang dari ketulusan hati terdalam seorang ibu.
Saturday, July 27, 2013
Saturday, July 13, 2013
[Resensi Buku] Unfriend You, Antara Persahabatan dan Bullying
Judul : Unfirend You, Masihkah Kau
Temanku?
Penulis : Dyah Rinni
Penerbit :
Gagas Media
Cetakan :
Pertama, 2013
Jumlah
Halaman : 275 halaman
| Cover yang menarik |
The ones that you love the most are
usually the one that hurt you the most. -Unkown
Katrissa
Satin, adalah angsa baru. Dia diangkat kastanya dari kelompok itik buruk rupa
oleh Aura Amanda. Sebagai angsa baru, dia membatasi diri berhubungan dengan
orang-orang di masa lalunya, yaitu itik-itik seperti Langit Lazuardi, cowok geeky, yang entah kenapa selalu muncul
di saat-saat yang tak diinginkannya. Atau Sachita, sahabat lamanya yang ditinggalkan
sejak Katrisaa bergabung dengan kelompok angsa. Bertemu dengan mereka adalah nitghmare baginya.
Tuesday, June 18, 2013
[Lomba Resensi Novel 12 Menit] Belajar Memercayai Impian
Judul : 12 Menit
Penulis : Oka Aurora
Penerbit : Noura Books
Cetakan : I, Mei 2013
Jumlah
Halaman : 343 halaman
Kalau ingin menang, berpikirlah
sebagai pemenang –
Rene (halaman 307)
Bagi Rene, masalah terbesar saat mengajar anak-anak Marching
Band Bontang Pupuk Kaltim bukanlah masalah teknik bermain, tetapi masalah
kepercayaan diri. Mereka jauh dari mental juara yang ditemui Rene saat melatih
tim-tim lain. Rene sempat bimbang dan meragukan dirinya sendiri. Meski beberapa
kali tim Marching Band bimbingannya menjadi juara GPMB (Grand Prix Marching
Band), Rene menghadapi kenyataan betapa susahnya membesarkan jiwa anak-anak
Bontang. Saat mereka merasa “kecil”, Rene tahu, mereka akan kalah sebelum
bertanding.
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)