Wednesday, January 17, 2018

Ketika Kamu Belajar Mempercayai-Nya

Kamu, yang pernah terluka hatinya sesuatu.
Saat itu mungkin kamu lupa, Allah bukan mengambil milikmu.
Karena Allah hanya meminjamkannya untukmu.
Memintamu menjaganya, hingga suatu waktu.

Kamu, yang pernah menangis di antara doa-doamu.
Merasa dunia tak adil di saat sudah berusaha melakukan usaha terbaikmu.
Allah hanya ingin menguatkanmu.
Allah ingin kamu mendekat, karena Dia rindu.

Kamu, mungkin pernah merasa resah.
Kamu hilang arah.
Kamu ingin bangkit tapi takut salah.
Tak apa, semua orang pernah punya salah.
Kamu berbeda, karena kamu tak menyerah.
Berhenti sebentar tidak berarti kamu kalah.

Lalu kamu paham, sesungguhnya, tidak ada yang perlu dikalahkan.
Setiap orang berlari dalam orbitnya sendiri.
Kamu hanya perlu menata hatimu dan berjalan.
Allah akan menempatkanmu pada orbit dan waktumu sendiri.

Kamu, mungkin tak seperti dulu lagi.
Kamu belajar menjadi lebih baik kini.
Kamu belajar dalam diammu, membisikan doa-doa dalam hati.
Kamu belajar mempercayai Allah, bukan siapa-siapa lagi.

Dan ketika kamu belajar bahwa hanya Dia yang pantas kamu percayai.
Kamu tak lagi hanya memikirkan diri sendiri.
Kamu tak lagi mengejar ambisi.
Kamu masih punya mimpi, tapi semuanya bukan lagi tentang diri sendiri.
Kamu belajar untuk sedikit berharap dari orang lain dan belajar memberi.
Kamu belajar bersyukur atas sesuatu yang diperoleh dan berhenti menyesali.
Kamu belajar memaafkan orang lain dan memaafkan diri sendiri.
Kamu belajar merendah dan tidak cepat berbangga diri.
Kamu belajar ikhlas, tidak lagi mempertanyakan mengapa semua hal buruk terjadi padamu dulu dan kini.
Kamu belajar berbagi, sesedikit apapun yang kamu miliki.
Kamu belajar, untuk tidak meletakkan dunia di hati.
Karena hanya Allah, sebaik-baiknya penolong, yang semestinya ada di hati.
[Fita Chakra]











1 comment :

  1. definisi belajar luas sekali ya Mbak hakekatnya. Semangat Mbak Fita

    ReplyDelete