Thursday, March 31, 2016

Jalan-jalan ke Hutan Mangrove PIK

Beberapa waktu lalu saya mengajak anak-anak jalan-jalan ke Hutan Mangrove di Pantai Indah Kapuk. Awalnya sih mereka nolak karena mereka pikir bakal masuk hutan (yang mana mereka takut kalau ada ular dan semacamnya). Setelah saya dan suami bisa meyakinkan mereka, mereka setuju. Jujur saja, dalam hati saya sebenernya rada cemas juga mengingat ada teman yang berpesan, “Hati-hati, di sana banyak ular.” Tapi nggak mungkin kan kalau saya batalin, wong saya yang ngajak. Dalam hati sudah sibuk merapal doa, moga-moga nggak ketemu ular di sana. Aamiin.



Singkat cerita, kami sampai di sana sekitar pukul 09.00. Alhamdulillah, cuacanya oke. Nggak terlalu panas dan nggak hujan. Setelah parkir, kami beli tiket. Tiketnya lumayan murah, Rp 25.000 per orang. Kami bawa ransel yang isinya minum dan makanan kecil untukcamilan anak-anak. 

Begitu masuk, anak-anak langsung lari-larian. Mereka sempet “terkesima “ ngelihat monyet yang dikurung dekat tempat jualan makanan (iya, setelah kami masuk baru tahu kalau di dalam ada semacam kafe yang jualan camilan, semacam jagung bakar dan teman-temannya). Nggak jauh dari tempat tersebut, ada taman kecil. Anak-anak sempet manjat-manjat ke mainan itu. Kami juga mengambil beberapa foto. Spot menarik untuk foto di tempat ini adalah pohon dengan lampion warna-warni. Selain mainan, anak-anak sempet nyolek-nyolek Putri Malu dan tidur-tiduran di hammock.

Setelah mampir sana-sini, ngikutin maunya anak-anak, akhirnya kami masuk juga ke Hutan Mangrove yang dimaksud. Pemandangannya bagus! Seger, lihat yang ijo-ijo. Sambil melihat-lihat, suami saya sibuk jawab pertanyaan anak-anak tentang mangrove. Saya ikut dengerin aja hehe. Intinya dia bilang, salah satu fungsi hutan mangrove atau bakau ini untuk memecah ombak supaya tidak terjadi erosi. Yang mana setelah saya baca-baca, fungsi lainnya cukup banyak. Antara lain, untuk mengendapkan lumpur supaya air payau menjadi layak dikonsumsi, mempercepat penguraian limbah organik, dan tempat hidup satwa.

Puas lihat bakau melalui jembatan-jembatan kayu, anak-anak minta naik perahu. Kami ambil paket Rp 300.000, yaitu boat. Tadinya mau ngayuh perahu sendiri, tapi saya nggak mau. Tar tahu-tahu di air muncul biawak kan nggak lucu. Kalau naik boat, ada petugas yang mengemudikan boat. Sambil muter-muter, petugas itu juga nerangin segala macam hal yang ditanyain anak-anak (yang ditanya nggak jauh-jauh dari binatang). Petugasnya menjelaskan binatang yang ada di tempat itu biasanya biawak, ular air, dan burung. Waktu kami keliling semua yang disebutin kami lihat, kecuali ular. Malahan ada biawak yang gedenya lumayan tiba-tiba melintas di depan kita. 



Nah, kalau mau foto prewedding di sini bisa juga lho. Ada spot cantik yang khusus disediakan untuk foto. Bayarnya 1,5 juta *glek. Mau sepedaan di sini juga bisa. Tapi enaknya sih pagi-pagi, biar nggak panas. 

Untuk mengajak liburan murmer lumayanlah tempat ini. Hanya saja, hati-hati kalau mengajak anak-anak, takutnya kalau lari-lari bisa tercebur. Hal lain yang harus diperhatikan juga, banyak kotoran hewan di sana. Jadi, hati-hati berjalan.

Buat yang mau ke sana, berikut ini info lokasinya:

Taman Wisata Alam Angke Kapuk
Kapuk Muara
Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara
Telp. 021-2903 3066 / 0815 8030 933 / 0819 3225 4370




6 comments :

  1. waah keliatannya seru yaa..cuma trio krucilsku agak susah anteng apalagi klo di area out door gini mbak. sukanya lari2 gak ada capeknya. kudu ati2 banget klo dibawa ke sini

    ReplyDelete
  2. wah, hutan mangrove pik emang bagus banget yaa.. bagus buat foto2 juga.. hehehe
    kindly visit, http://evelyn-halim.blogspot.co.id/
    cheers!!

    ReplyDelete
  3. Sepertinya menarik dek fita, tp pas biawaknya melintas sempet ngerasa takut gak? Btw mahal juga ya biaya sewa boat nya?

    ReplyDelete
  4. Biawak masih ada? hiiiii, sini tangkap aja biar ane jual disini harga biawak mahal,

    ReplyDelete
  5. tulisan yang bagus. ijin share

    ReplyDelete
  6. Wah jd pengen ngajak anak2 ke sana

    ReplyDelete